• 10 Guru Yapen Belum Terima Tunjangan Khusus

    0

        Jayapura, jurnalsumatra.com – Sebanyak 10 guru SLTP Negeri Aryepi, Distrik Kosiwo, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua belum menerima tunjungan khusus daerah terpencil yang sejak 2011 hingga 2015.
    “Hingga kini kami belum menerima tunjangan khusus daerah terpencil dari Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kepulauan Yapen,” kata Yehud Ataruri, salah seorang guru SLTP Negeri Aryepi ketika di konfirmasi dari Jayapura, Selasa.
    Menurut dia, tak hanya dirinya yang belum menerima tunjangan tersebut namun sebanyak 10 guru yang mengabdi di SLTP Negeri Aryepi yang belum menerima tunjangan khusus itu sejak 2011-2015.
    Pembayaran tunjangan ini satu tahun sekali mulai dari Januari – Desember berdasarkan gaji pokok, misalnya gaji pokok Rp3,5 juta, berarti dikalikan dengan 12 bulan.
    “Kami sudah tanyakan itu ke Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kepulauan Yapen, tetapi kata Kepala Dinas tidak ada dana untuk pembayaran tunjangan khusus guru. Tidak tahu dana untuk pembayaran tunjangan itu dialihkan kemana,” ujarnya.
    Padahal, kata dia, tunjangan itu dibayarkan sesuai dengan daerah yang sudah ditetapkan oleh Bappeda maupun Dinas Pendidikan dan Pengajaran berdasarkan survei yang dilakukan.
    Data tersebut juga dilaporkan ke Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal untuk dianggarkan dan dibayarkan, mengingat Aryepi juga termasuk salah satu daerah tertinggal dan terpencil.
    Yehud tak menerima tunjangan khusus daerah terpencil semenjak bertugas di SLTP Satu Atap Pom, Distrik Pom.
    “Tidak hanya di Aryepi, saya sudah tidak menerima tunjangan khusus saat pertama saya ditempatkan di SLTP Satu Atap Pom sejak 2007-2010,” kata Yehud.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com